Minggu, 09 Agustus 2015

Tempat Jual kayu Gaharu Alam

 Jika anda berada di wilayah Indonesia dan Memiliki Gaharu dengan Kriteria seperti di bawah ini :
  •             Gaharu Kelas Super, Super King dan Saba Ulir
  •             Kondisi Kering
  •             Warna Hitam
  •             Tenggelam di air seperti Tenggelam batu
  
Tempat Jual kayu Gaharu Alam

--------------------------------------------------------------------------------------------------------




































































Secara khusus, Kota Semarang sebagai salah satu kota besar di Indonesia sekaligus Ibukota Propinsi Jawa Tengah memiliki banyak tempat yang menyediakan pelayanan kesehatan, baik dalam bentuk rumah sakit umum, rumah lihat juga jual kayu gaharu alam terbaru 2015 2016 disini

 sakit khusus, poliklinik, dan tempat praktek pribadi. Hal tersebut tentu saja akan semakin mendorong munculnya persaingan.
Tempat Jual kayu Gaharu Alam RSI Roemani Semarang merupakan salah satu rumah sakit swasta yang ada di Kota Semarang. Berbagai jasa kesehatan yang dimiliki serta didukung oleh SDM  dan  teknologi  yang  canggih,  RSI  Roemani  Semarang  berusaha  untuk menjadi rumah sakit swasta terdepan. Langkah konkret yang dilakukan oleh RSI Roemani Semarang adalah setiap tahun meningkatkan kualitas SDM dan menambah teknologi kesehatannya yang tujuannya pasien dapat memperoleh layanan lengkap yang dibutuhkannya tanpa harus ke rumah sakit lain. Adapun konsumen yang berusaha di jaring oleh RSI Roemani Semarang adalah pasien rawat inap lihat juga sell agarwood disini.
Permasalahannya,  realisasi  RSI  Roemani  Semarang  untuk  menjaring pasien rawat inap ternyata masih menjadi kendala. Berdasarkan indikator rawat inap yang berupa Bed Occupacy Rate (BOR) pada tahun 2006 ternyata masih di bawah parameter Depkes RI yaitu rata-rata kurang dari 60 persen. Artinya, jumlah pasien rawat inap di RSI Roemani Semarang masih jauh dari harapan bahkan dibawah nilai ideal yang ditetapkan oleh Depkes. Apabila hal tersebut dibiarkan terus berlangsung akan mempengaruhi kelangsungan hidup dari rumah sakit. Indikator BOR rawat inap di RSI Roemani Semarang dapat dilihat pada tabel 1.1.




Tabel 1.1.
Indikator Pelayanan Rawat Inap di RSI Roemani Semarang Tahun 2006


Bulan
Indikator Pelayanan
BOR (%)
LOS (Hari)
TOI
BTO
Januari
25,3
2,7
8,2
2,8
Februari
28,6
2,6
6
3,3
Maret
48,1
3,3
4,2
3,8
April
55,6
3,3
2,7
4,9
Mei
64,5
3,3
1,8
3,3
Juni
40,3
3,3
3,3
4,5
Juli
44,1
4,4
9,7
5
Agustus
44,6
4,2
9,7
5
September
39,2
3,8
4,2
4,3
Oktober
37,4
3,8
10
2,5
November
48,1
3,7
2,4
1,1
Desember
54,3
4,8
9,8
4,7
Parameter
Depker RI
60-80
6-9 Hari
1-3 Hari
40-50 Kali
Sumber : Rekam Medik RS Roemani Semarang (September, 2007)



Permasalahan jumlah pasien rawat inap yang jauh dari harapan di RSI Roemani Semarang pada dasarnya sudah cukup memprihatinkan dan segera mendapatkan perhatian. Hal tersebut dikarenakan berdasarkan data enam tahun terakhir jumlah pasien rawat inap selalu menunjukkan angka penurunan. Selama enam tahun terakhir, jumlah pasien 72.448 di tahun 2001 turun menjadi 53.915 di tahun 2006. Jumlah pasien ruang rawat inap RSI Roemani Semarang dapat dilihat pada tabel 1.2.




Tabel. 1.2.
Jumlah Pasien Rawat Inap di RSI Roemani Semarang Tahun 2001-2006

Tahun
Jumlah Pasien
2001
72.448
2002
74.216
2003
70.836
2004
67.603
2005
57.565
2006
53.915
Jumlah Total
396.583
Sumber : Rekam Medik RS Roemani Semarang (September, 2007)

Tempat Jual kayu Gaharu Alam Berdasarkan  uraian  di  atas  tampak  bahwa  RSI  Roemani  Semarang memiliki permasalahan dalam jumlah pasien rawat inap yang semakin menurun. Hal ini sudah berlangsung relatif lama dan harus segera mendapatkan perhatian dan upaya konkret supaya dampaknya tidak semakin luas. Perhatian dan upaya ini semakin penting, karena saatnya ini informasi mudah diperoleh yang membuat masyarakat semakin mengerti akan hak-haknya sehingga pemberi pelayanan harus menyadari hal ini. Masyarakat juga cenderung menuntut pelayanan yang lebih baik, lebih ramah dan lebih berkualitas. Selain dari tuntutan konsumen, era perdagangan bebas yang diwarnai dengan kompetisi dan persaingan yang muncul akan berfokus pada kualitas pelayanan dan profesionalisme dari pemberi pelayanan.
Berdasarkan uraian di atas maka peneliti tertarik untuk meneliti “ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RSI ROEMANI SEMARANG”



Tidak ada komentar:

Posting Komentar